Pemerintah Kota Magelang terhitung mulai tanggal 1 Januari 2013telah sepenuhnya mengelola PBB P2, meskipun batas akhir pelaksanaan pendaerahan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,  paling lambat tanggal 1 Januari 2014.Sehingga tahun 2014 ini merupakan tahun ke II pengelolaan PBB-P2 oleh Pemerintah Kota Magelang.

Selanjutnya terkait dengan pelaksanaan pengelolaan tahun 2014,  telah diserahkan  SPPT PBB-P2 secara simbolis kepada ketiga Camat Kota Magelang sejumlah 35.160 lembar dengan nominal ketetapan sebesar Rp.4.732.162.756,- (Empat Milyar Tujuh Ratus Tiga Puluh Dua Juta Seratus Enam Puluh Dua Ribu Tujuh Ratus Lima Puluh Enam Rupiah) untuk  diteruskan kepada lurah yang selanjutnya didistribusikan kepada para wajib pajak di wilayahnya masing-masing, agar para wajib pajak dapat membayar lebih awal sebelum jatuh tempo.

Bapak Walikota Magelang berharap agar jumlah pokok ketetapan yang cukup besar tersebutdapat dikelola dan dikendalikan dengan sebaik-baiknya sehingga realisasi pembayaran PBB-P2 tahun 2014 dapat lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dandiminta kepada jajaran DPPKD Kota Magelang beserta Tim Intensifikasi PBB-P2 untuk meningkatkan sinergitas dan bekerjasama dalam pengelolaan dan penarikan penerimaan PBB-P2. Hal ini penting, karena PBB-P2 saat ini merupakan komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang sangat dibutuhkan untuk pembiayaan  penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Tahun 2013 merupakan  tahun pertama pengelolaan Pbb-P2, namun demikian telah menunjukan hasil kinerja yang baik.  Ini tercermin dari realisasi penerimaan Pbb-P2 Tahun 2013 mencapai 115,60% atau sebesar Rp. 4.045.994.426,- (Empat Milyar Empat Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Empat Ribu Empat Ratus Dua Puluh Enam Rupiah)  dari target penerimaan sebesar Rp. 3.500.000.000,-. Untuk itu pada kesempatan yang baik ini, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota tim intensifikasi Pbb-P2 yang terdiri dari unsur DPPKD, Camat, Lurah dan para petugas pemungut PBB yang telah bekerja dengan baik, sehingga penerimaan PBB-P2 tahun 2013 dapat melampaui target.”

Keberhasilan pencapaian pengelolaan PBB-P2 tersebut, tentunya merupakan keberhasilan  bersama karena capaian penerimaan PBB-P2 tersebut juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat dalam membayar PBB-P2. Untuk itu kepada tim intensifikasi PBB-P2 untuk senantiasa mengingatkan warga masyarakat untuk  membayar PBB-P2 secara tepat waktu.

Bapak Walikota Magelang menghimbau kepada jajaran DPPKD beserta tim intensifikasi PBB-P2 Kota Magelang untuk :

1.   SPPT PBB-P2 yang tadi saya serahkan secara simbolis untuk segera diteruskan dan distribusikan kepada para wajib pajak di wilayahnya masing-masing.

2.   Meningkatkan kreativitas, sinergitas dan kualitas pelayanan dalam pengelolaan dan penarikan PBB-P2, agar penerimaan  PBB-P2 tahun 2014 dapat lebih maksimal.

3.   Hindari terjadinya tumpang tindih dalam penerbitan SPPT PBB-P2 yang dapat menimbulkan permasalahan di lapangan, untuk itu sebelum didistribusikan kepada masyarakat untuk dicek keakuratan datanya.

4.   Meningkatkan pengawasan dan pengendalian dalam pengelolaan PBB-P2  dalam rangka terwujudnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan PBB-P2 di kota magelang.